Langsung ke konten utama

Postingan

Postingan Terpopular

Review Buku Eutanasia Karya Linda Tria Sumarno, Kumpulan Cerpen tentang Kemanusiaan

  “Kau boleh tidak mencintaiku, tapi jangan kau benci juga budaya leluhurmu. Itu sama artinya kau tidak mengakui ibu kandungmu sendiri, Sandur sudah menempati separuh hatiku, selebihnya kaulah yang menempatinya,” Identitas Buku Judul : Eutanasia Karya Penulis : Linda Tria Sumarno Penerbit: Pataba Press, 2017 Halaman :  180  Halaman Review Buku Eutanasia Karya Linda Tria Sumarno Secara pribadi aku suka kumpulan cerpen tentang kemanusian, ketidakadilan, gender hingga persoalan hidup sehari-hari. Selain mencerminkan kehidupan saat ini, cerpen dengan tema seperti itu rasanya masih kurang di bahas. Nah, tema-tema cerpen tersebut ternyata ku temukan dalam satu buku yang berjudul Eutanasia karya Linda Tria Sumarno ini.   Alur Sebagaimana judulnya, Eutanasia sebuah kumpulan cerpen yang menyentuh hati. Cerpen ini bercerita tentang berbagai point of view kehidupan para tokoh. Mulai dari seorang guru yang berjuang membela sosok anak kecil yang dilecehkan ol...
Postingan terbaru

Kerap Bimbang? Begini 8 Cara Mengatasi Keraguan dalam Mengambil Keputusan

Di kehidupan sehari-hari kita pasti selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan tertentu. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi kita cenderung memutuskan sesuatu. Misalnya kamu memutuskan untuk bangun pagi lalu olahraga ataupun memilih untuk lanjut tidur sampai siang hari. Apapun yang kamu jalani saat ini akibat dari keputusan yang kamu ambil di masa lalu. Untuk hal-hal remeh-temeh memang terkesan mudah. Tapi bagaimana bila kamu diminta memutuskan suatu perkara yang besar. Contohnya soal pekerjaan atau karier kedepannya. Sayangnya, sebagian dari kita merasa sulit mengambil keputusan. Entah itu dalam memilih karier, pasangan, atau bahkan sesuatu yang terlihat sepele seperti menu makan malam. Namun, jika rasa ragu terus-menerus mengganggu dan membuatmu sulit melangkah, bisa jadi itu tanda kamu perlu strategi untuk mengatasinya. Sebelum memahami bagaimana cara mengambil keputusan. Kamu perlu paham apa sih alasan seseorang kerap bimbang ketika menentukan pilihan. 8 Cara Mengatasi Ke...

Review Buku Men Coblong Karya Oka Rusmini, Satire yang Menggetarkan Hati

“ Apakah yang sesungguhnya harus dipercaya di negeri ini. Ketika para pemimpin hanya memikirkan uang tanpa memiliki hati dan perasaan menelan apa saja. Memaki dan menghalalkan belbagai cara untuk menekan rakyatnya. Sementara wacana yang dihidangkan begitu indah, untuk kesejahteraan. Kesejahteraan seperti apa? Untuk rakyat. Rakyat yang wujudnya seperti apa yang diperjuangkan. Ketika peredaran uang begitu penuh misteri, selalu kurang ... ... Rakyat bisa apa kalau seluruh kebijakan para pengambil kebijaksanaan itu bermata dua – siap menusuk rakyat sendiri. Padahal uang yang terkumpul juga milik rakyat. Hasil kerja keras, mana ada di bumi ini tanpa kerja duit bisa ngumpul?” Begini salah satu sindiran favorit ku dalam karya Oka Rusmini terhadap negeri yang katanya berbudi pekerti luhur. Identitas Buku Judul : Men Coblong Penulis : Oka Rusmini Penerbit: PT Gramedia Widiasarana Indonesia, 2019 Halaman :  214  Halaman Review Buku Men Coblong Karya Oka Rusmini Men Coblo...

Menulis di Era Digital: Masih Worth It atau Sudah Ketinggalan Zaman?

Di era digital seperti sekarang, kebanyakan orang mulai beralih membuat konten dalam bentuk video, podcast, atau pun gambar . Lantas ada pula yang bertanya-tanya: Menulis masih worth it nggak, sih? Atau sudah ketinggalan zaman? Dahulu, menulis jadi salah satu sarana untuk menyampaikan informasi sekaligus mengekspresikan ide. Tetapi hadirnya media sosial, YouTube, dan platform visual, kebiasaan mengonsumsi informasi melalu bacaan mulai bergeser. Orang lebih senang menyaksikan video singkat dari pada membaca artikel panjang. Jadi, apakah menulis masih relevan? Atau ini hanya warisan masa lalu yang perlahan ditinggalkan? Mari kita bahas! Menulis di Era Digital Masih Worth It atau Sudah Ketinggalan Zaman? Freepik.com/ diana.grytsku Konsumsi Konten Berubah, Tapi Tulisan Masih Dibutuhkan Nggak bisa dipungkiri, konsumsi konten memang berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir. Video pendek seperti yang ada di TikTok dan Reels makin populer, sementara jumlah orang yang membaca...